Purpura Simplex, Memar Merah Saat Bangun Tidur! Ketahui Penyebabnya

purpura simplex

Informasi yang menyebar di kalangan masyarakat kini tidak dapat dibendung lagi, baik itu fakta atau mitos. Apalagi saat ini banyak beredar mitos yang sebenarnya tanpa dasar yang muncul di kalangan masyarakat. Mitos mengenai kesehatan yang sering beredar salah satunya yaitu tentang memar pada bagian kaki dan juga lengan yang ada secara tiba tiba, dimana masyarakat menyebutnya karena dijilat jin.

Mitos tersebut berhasil dipatahkan oleh pihak medis, tentunya dengan berbagai penelitian yang akurat. Pihak medis menyebut memar tanpa sebab dengan sebutan purpura simplex. Dimana keadaan ini dirasakan saat bangun tidur, tentunya tanpa disertai gejala yang nampak sebelumnya. Untuk lebih jelasnya mengenai masalah tersebut, anda dapat menyimak beberapa informasi mengenai penyebab purpura simplex berikut ini.

Penyebab purpura simplex yang jarang diketahui

1. Kelelahan

Penyebab pertama purpura simplex yang dikemukakan oleh tenaga medis ialah karena faktor kelelahan. Ketika seharian penuh beraktifitas tentunya mengeluarkan tenaga ekstra dapat dipastikan tenaga yang dikeluarkan tersebut juga menguras seluruh nutrisi yang dimiliki.

Kelelahan dapat memicu purpura simplex dengan ditandai adanya memar pada bagian paha atau lengan. Memar tersebut biasanya muncul ketika bangun tidur. Purpura simplex sering hadir tanpa disertai nyeri, padahal biasanya memar selalu diiringi dengan rasa nyeri.

2. Peredaran Darah Tidak Lancar

Penyumbatan aliran darah juga menyebabkan purpura simplex atau memar pada beberapa bagian tubuh. Darah yang tidak lancar membuat tubuh mudah mengalami pembekuan di daerah tertentu, terutama di daerah yang padat mengalami aktifitas seperti betis dan tangan.

Aliran darah yang tidak lancar dapat diatasi dengan cara sederhana yaitu dengan mengompresnya menggunakan air hangat. Anda juga dapat mengusahakan dengan cara mengonsumsi ramuan herbal berupa jahe yang telah diiris atau digeprek sebelumnya, kemudian merendamnya dengan air hangat. Hal ini terbukti mampu membuat keadaan purpura simplex memudar secara perlahan.

3. Stress

Stress juga mampu memicu munculnya purpura simplex. Dimana kondisi seseorang dengan keadaan yang tidak karuan dan terasa terguncang batinnya dapat memicu rusaknya sel dan juga kesehatan tubuh. Sel yang dimaksud dapat berupa pecahnya pembuluh darah sehingga memunculkan memar.

Setelah memahami mengenai beberapa penyebab adanya memar secara tiba tiba di atas dapat diambil kesimpulan, bahwa tidak selamanya memar terjadi karena bekas pukulan. Dan cara mengembalikannya pada warna kulit semula juga dapat dilakukan dengan alami.

Hindari penggunaan obat pengencer darah, karena justru membahayakan kesehatan anda di tahap berikutnya. Selalu simak informasi mengenai kesehatan lainnya melalui laman info sehat, berbagi tips mengenai kesehatan secara alami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *